Selasa, 22 Oktober 2013

Chicken Katsu


Terkadang hanya memerlukan sedikit bahan saja bisa membuat masakan menjadi istimewa. Tidak diperlukan berbagai macam rempah yang harum, sudah membuatnya istimewa. Termasuk si chicken katsu ini.


Resep ini aku dapat dari neng imol (Molly) sejak jaman dahulu kala saat Nadya masih balita (dan sekarang Nadya sudah jadi gadis ABG 11 tahun) beberapa kali buat (tapi bukan favorit karena di rumah bukan penggemar daging dada ayam hehehe) puas dengan hasilnya tapi gak pernah di dokumentasikan.

Secara kali ini banyak bagian dada ayam di freezer dan si ayah sudah protes meminta aku untuk segera mengosongkan freezer, maka bagian dada ayam aku manfaatkan saja untuk chicken katsu dan chicken cordon bleu. Untuk chicken katsu alhamdulillah sudah lulus karena beberapa kali sudah pernah buat, sedangkan untuk chicken cordon bleu mesti remedial dulu karena ini adalah percobaan pertama hehehe.

Untuk chicken katsu aku meniru apa yang ditulis di resep Molly, hanya skip bagian vetsin saja. Dan menurutku rasanya sih hokben banget gitu.




Chicken Katsu

Bahan :
  • dada ayam dari 1 ekor ayam, potong menjadi 2 dan masing-masing di belah,sehingga menghasilkan 4 buah potong daging dada ayam
  • 2 butir telur
  • 2 sdm susu evaporated
  • 1 sdt air jeruk nipis
  • garam
  • merica
  • tepung terigu
  • tepung panko (tepung roti yg kasar)

Cara membuat :

  • Lumuri daging aya dengan jeruk nipis, garam, dan merica.
  • Campur telur dengan susu evaporated, kocok hingga menyatu.

Penyelesaian:

  • Lumuri daging ayam yg sudah dibumbui ke dalam tepung terigu kering. 
  • Masukkan ke dalam kocokan telur. Masukkan sekali lagi ke dalam terigu, celup sekali lagi ke dalam kocokan telur.
  • Terakhir lumuri dengan tepung panko.
  • Simpan dalam lemari es kurang lebih 30 menit, supaya tepung panko melekat erat.
  • Apabila akan di goreng, siapkan penggorengan dengan minyak yg banyak, nyalakan api sedang-kecil. Apabila sudah panas masukkan daging ayam dan goreng hingga warna tepung roti kecokelatan.
  • Chicken katsu sudah siap dihidangkan .

Step by Step Dump Truck Cake


Cake ini spesial untuk Ivan yg kemarin 22 april 2013 genap 6 tahun. Sebetulnya dia sih minta cake pesawat, tapi karena weekend itu aku banyak acara jadi bentuk cake coba aku alihkan ke yang lebih sederhana, misalnya dump truck. Alhamdulillah anaknya setuju.


Setelah googling aku banyak mendapatkan tutorial untuk membuat dump truck cake. Sedangkan dump truck cake di bawah ini adalah gabungan dari beberapa tutorial yg aku lihat di internet.

Semoga bermanfaat.



Brownies kukus ukuran 24 x 24 di potong menjadi 2 kemudian di tumpuk. Pas di tumpuk diberi olesan ganache cokelat 1:2 (whipream : cokelat)




Setelah cake dirapikan baru seluruh permukaan dioles dengan ganache 1:2

Bagian atas sengaja tidak diberi ganache karena ntar gak dilapis dengan fondant, cuma ditaburi permen aja. Tapi kalau ntar mau dilapis ganache juga tidak apa-apa.


Setelah cake rapi baru di letakkan di atas tatakan cake. Jangan lupa beri styrofoam yang dibungkus dengan plastik cling wrp dan aluminiumfoil, gunanya untuk menyangga cake.






Kurang lebih seperti itulah bentuk akhir cake-nya.




Cake setelah dipotong. Untuk satu sisi itu cukup untuk 12 potong cake yg cukup untuk anak-anak. Jadi untuk seluruh cake kurang lebih bisalah untuk 24 anak.

Selamat mencoba.

Step by step membuat Thomas the Tank Engine


Menindak lanjuti permintaan teman-teman untuk membuat langkah pembuatan cake Thomas, di sini aku coba tampilkan cara membuatnya. Dokumentasi-nya tidak selengkap pembuatan dump truck karena sudah terlanjur asyik membuat cake-nya jadi lupa motret :)


Sebagai informasi, bahan dasar cake-nya menggunakan cake brownies kukus ny. Liem 8 telur dan di tuang ke dalam 2 buah loyang 24 x 24. Selain brownies kukus masih banyak kok jenis cake yang bisa digunakan, misalnya seperti lapis surabaya, red velvet, buttercake, dll. Setiap lapis cake di lapis dengan ganache 2 : 1 (cokelat 2 : whipcream 1) kemudian cake dipotong jadi 2 dan ditumpuk kemudian siap di carving.

Setelah dicarving seluruh permukaan cake di lapis dengan ganache 2 : 1 lagi dan biarkan set. Setelah ganache cukup set baru di lapis dengan fondant. Keseluruhan ide carving ini aku dapat dari blog-nya Dina (yg mana aku selalu terpesona dengan hasil karyanya) cuma penyelesaiannya memang jangan di bandingkan ya...daku masih juauhhhh banget dari rapi. Maklum ini untuk ke 3 kalinya aku buat Thomas.Percobaan pertama adalah saat Ivan ultah ke 3 (hehehe itu 3 tahun yg lalu).



Semoga sharing ini bermanfaat untuk semuanya. Aamiin.

Donat Kentang Empuk


Donat kentang identik dengan donat yg empuk.

Donat ini aku buat saat teman-teman SMP-ku datang ke Jakarta. Aku sudah pernah berjanji akan membuatkan mereka donat kentang. Jadi saat mereka tiba di Jakarta maka aku wajib membayar hutang janjiku itu. Maka mulai jam 6 aku sudah berkutat di dapur untuk membuat donat kentang spesial ini. Hasilnya ? Memuaskan. Diberi taburan gula donat...nyum nyum nyum...patut untuk dicoba. Resep dasarnya aku dapat dari resep donat kentang NCC dengan sdikit perubahan bahan. Selamat mencoba.

Donat Kentang Empuk

Bahan

500 gr terigu protein tinggi
50 gr susu bubuk
200 gr kentang rebus, haluskan, dinginkan.
100 gr gula
2 butir telur
75 ml minyak sayur
11 gr ragi instan
75 ml susu cair plain (ultra dus biru, atau yg lain)

Cara membuat :

1.Campur jadi satu semua bahan (kecuali susu cair, susu cair ditambahkan sedikit demi sedikit sambil diuleni. kalau adonan kurang cairan maka tambahkan susu cair). Uleni hingga kalis elastis.

2. Setelah adonan kalis elastis istirahatkan selama 20 menit atau hingga mengembang 2 kali lipat.

3. Setelah adonan mengembang, kempiskan,kemudian bentuk bulatan (aku buat 40 gr-an) dan istirahatkan lagi selama 30 menit.

4. Setelah 30 menit siapkan penggorengan, panaskan minyak dengan suhu sedang. Buat bulatan di tengah adonan dan goreng dengan api sedang-kecil hingga donat kecoklatan dan matang.

5. Donat siap di santap.

Tips Menyimpan Sisa Nasi dan Memanfaatkannya Kembali.


Kalau masih ada sisa nasi dalam rice cooker sebaiknya langsung dipindahkan saja.

Biasanya kalau aku sih dipindahkan ke dalam wadah tertutup kemudian di simpan dalam lemari es.

Nah,kalau sisa nasi sudah disimpan, kemudian selanjutnya sisa nasi itu mau diapakan ?

Banyak alternatifnya kok.

1. Dihangatkan lagi dengan cara dikukus, di panaskan dalammicrowave juga bisa.

2. Dibuat nasi goreng

3. (ide terbaruku) dibuat nasi bakar.

Kalau untuk dihangatkan lagi pasti semua akan tahu. Ntar bisa jadi teman makan lauk :)

Sedangkan untuk nasi goreng, supaya praktis, sedia bumbu nasi goreng aja di rumah. Kalau di rumahku biasanya sih sedia 2 macam bumbu nasi goreng, nasi goreng merah dan nasi goreng hijau. Bumbunya nyontek dari mama-ku, yaitu bawang merah, bawang putih, dan cabe besar merah (untuk nasi goreng merah) dan cabe besar hijau untuk nasi goreng hijau.


Gambar di atas itu bumbu dasar nasi goreng hijau. Sederhana banget ya bumbunya hehehe.
Biasanya bumbu di atas aku blender (beri minyak sebagai cairannya) kemudian ditumis dan setelah matang simpan di wadah tertutup, simpan dalam freezer. Bisa tahan lama dan kalau ada sisa nasi seperti di atas bisa langsung eksekusi buat nasi goreng hijau.
Untuk perbandingan kalau aku biasanya 1 ons bawang merah, 1 ons bawang putih dan 2 ons cabe hijau (hilangkan bijinya kalau ingin tidak pedas). Sedangkan untuk nasi goreng merah semuanya 1 ons untuk bawang putih, bawang merah, dan cabe merah besar (bijinya dihilangkan juga supaya tidak terlalu pedas).
Dengan perbandingan seperti itu si Ivan (6 tahun) bisa ikut menikmati. Kalau si ayah merasa kurang pedas, aku sodorin aja sambal Boyya atau sambal bu Rudi hehehe (sambal khas oleh-oleh dari Surabaya) atau petik cabe rawit di depan rumah.

Dan ide cemerlang (menurutku hihihi) yg disetujui oleh misua-ku adalah bikin nasi bakar. Bahannya cuma bawang merah, bawang putih, sereh (dikeprek), cabe rawit, daun kemangi dan daun pisang. Untuk aksesorinya nasi bisa ditambah dengan teri, ikan peda, ayam, jamur, dll.
Cara buatnya, bawang merah, bawang putih (bisa diiris atau diulek), cabe, sereh ditumis sampai harum, kemudian masukkan nasi sisa. Campur rata di atas penggorengan. Kemudian masukkan lauk sesuai selera (teri goreng, peda goreng, ayam, dll). Setelah rata ambil daun pisang. Ambil nasi sesuai dengan porsi di rumah, letakkan daun kemangi dan bungkus nasi. Sebelum disajikan bakar terlebih dahulu.

Minim foto dan gambar ya. Iya maaf nih kameranya lagi ngadat, ntar kalau kamera sudah sembuh insya Allah aku posting foto-foto dan gambar keterangannya.

Semoga bermanfaat.


Pempek Ikan Tengiri





Salah satu camlan favorit di rumah.

Setelah makan pempek asli dari Palembang (baik nitip maupun dapat oleh-oleh) rasanya berbeda sekali dengan yang dijual di Depok, akhirnya jadi males deh beli pempek.
Trus akhirnya aku berkesempatan kursus dan belajar buat pempek, akhirnya tahu kalau sebetulnya bisa aja buat pempek sendiri.

Supaya gak kecewa dengan hasilnya,pertama aku coba pempek dos alias pempek yg ga ada ikannya (isinya cuma tepung terigu, tepung sagu, garam kaldu bubuk, merica dan telur). Ternyata hasilnya gak mengecewakan. Secara bentuk sudah meyakinkan deh hehehe. Tapi menurutku tetep aja rasanya rasa tepung. Trus terbayang sepertinya kalau ada ikan pasti jauh lebih enak.

Dulu di jaman saat kost di Tubagus Ismail bandung pernah buat pempek sama mbak Ikun, tapi dah lupa gimana cara dan rasanya. Nah kali ini aku buat pempek setelah melihat resep yg beredar di internet plus yg aku dapat saat kursus



Ini resepnya kutulis di sini

Pempek Ikan

Bahan :
350 - 400 gr daging ikan tengiri (diambil dari 500 gr ikan tengiri, setelah diambil dagingnya ternyata beratnya segitu itu)
280 gr tepung sagu (bagi jadi 2 bagian, 230 dan 50 gr)
175 ml air
2 sdt garam
1 1/2sdt merica
1 sachet kaldu bubuk
2 siung bawang putih 

Cara membuat :
Haluskan daging ikan tengiri, campur dengan air dan bumbu-bumbu. Caranya masukkan ke dalam food processor. Campur hingga daging halus.

Pindahkan ke wadah lain, dan campur dengan tepung sagu sedikit demi sedikit hingga tercampur rata (yg digunakan 230 gr tepung sagu saja). Adonan akan sedikit lengket tapi gak masalah.

Cara membentuk adonan, ambil sejumlah adonan, kemudian masukkan ke dalam sisa tepung sagu dan baru bentuk adonan.

Kemudian rebus di dalam air mendidih dan angkat saat matang. Untuk pempek kapal selam waktunya sekitar 30 menita, supaya telur di dalam adonan juga matang.

Angkat pempek yg sudah matang dan lumuri minyak supaya tidak lengket satu sama lainnya.

Saus cuko-nya masih belum ketemu yang pas nih, jadi belum di posting yg bener ya, tapi kemarin bahannya :

Gula aren
Asam
Garam
Bawang Putih
Cabe rawit

Udah ya,selamat mencoba

Ekkado ala Rina Rinso



Ekkado adalah salah satu menu favorit kalaulagi makan di restoran fast food jepang itu. Tapi sayangnya Ivan gak suka dengan telur puyuh rebus yang ada di bagian dalamnya. Walhasil seringnya si telur puyuh rebus dimakan sama si kakak :)

Karena yang ini gak pakai telur puyuh rebus di dalamnya, makanya dikasih nama ekkado ala rina rinso:)

Bahan-bahannya di adaptasi dari resep ekkado yang di dapat Molly saat kursus masakan jepang di bandung sekian tahun yg lalu (yg jelas saat itu Nadya masih balita). Semoga sharing ini bermanfaat.


Ekkado ala rina rinso

Bahan :
250 gr udang kupas
150 gr daging ayam bagian paha

Kulit kembang tahu (kalau bisa yg tipis)
Benang kasur 

Bumbu-bumbu:
1 sdt air jeruk nipis
1 sdt kecap manis
1/2 sdt garam
3 sdm tepung tapioka
1 sdt minyak wijen
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
1 butir telur
2 sdt kecap ikan 

 Cara membuatnya :

Masukkan daging udang, ayam, dan semua bumbu ke dalam food processor dan giling sehingga semuanya tercampur rata.


 

Potong kulit kembang tahu 10 x 10 cm dan beri isian 1 sendok makan.Ikat dengan tali benang kasur dan kukus hingga matang.



Setelah matang, ekkado bisa di goreng.
Dan inilah penampakan ekkado ala rina rinso alias ekkado yg gak pakaitelur puyuh rebus di dalamnya.